Manajemen Kampanye Public Relations EV Journey PLN Icon Plus dalam Merespon Polemik Keterbatasan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
DOI:
https://doi.org/10.70182/jca.v2i5.1564Keywords:
EV Journey, Kendaraan Listrik, Manajemen Kampanye, PLN Icon Plus, SPKLUAbstract
Transisi menuju kendaraan listrik di Indonesia menghadapi tantangan signifikan, salah satunya adalah keterbatasan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang memicu keresahan publik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kampanye Public Relations "EV Journey" PLN Icon Plus dalam merespons polemik keterbatasan SPKLU. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Analisis data mengikuti model ROSTIR (Research, Objectives, Strategies, Tactics, Implementation, Reporting) Luther (2018). Hasil penelitian ini PLN Icon Plus menerapkan kampanye "EV Journey" secara sistematis. Riset mengidentifikasi kekhawatiran SPKLU. Tujuan kampanye adalah meningkatkan kesadaran dan penggunaan trip planner serta adopsi peningkatan EV, diukur secara kualitatif dan kuantitatif. Strategi berfokus pada edukasi berbasis solusi melalui kanal digital dan kolaborasi. Taktik melibatkan pesan problem-solution dan aktivasi online-offline. Implementasi dilakukan secara nasional dengan fitur trip planner sebagai solusi utama. EValuasi berkala menunjukkan peningkatan penggunaan fitur dan kepercayaan publik. Manajemen kampanye Public Relations "EV Journey" PLN Icon Plus efektif dalam mengatasi polemik keterbatasan SPKLU dan mendorong adopsi EV di Indonesia melalui strategi komunikasi yang terstruktur dan inovatif, dengan fitur trip planner sebagai solusi kunci. Manajemen kampanye Public Relations "EV Journey" PLN Icon Plus efektif dalam mengatasi polemik keterbatasan SPKLU dan mendorong adopsi EV di Indonesia. Melalui strategi komunikasi yang terstruktur dan inovatif, khususnya promosi fitur Trip Planner, kampanye ini berhasil membangun kepercayaan masyarakat dan memperkuat citra PLN Icon Plus sebagai pelopor solusi digital di ekosistem kendaraan listrik.
Downloads
References
Badan Usaha Milik Negara. (2020). Kendaraan listrik untuk masa depan Indonesia. https://bumn.go.id
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506330204
GoodStats. (2024). Tantangan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. https://data.goodstats.id
Khopipah, S., Susilowardhani, E. M., Djuhardi, L., Lubis, A. A., Ardha, B., & Putri, M. S. (2023). Manajemen kampanye humas Bawaslu Kota Jakarta Selatan melalui media online sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu 2024. IKON Jurnal Ilmu Komunikasi, 28(1), 1–17.
Kompas.com. (2023, August 1). Minimnya SPKLU masih jadi hambatan adopsi kendaraan listrik. https://www.kompas.com
Kriyantono, R. (2014). Teknik praktis riset komunikasi. Kencana Prenada Media Group.
Kriyantono, R. (2020). Public relations writing: Media public relations membangun citra korporat (2nd ed.). Kencana.
Luther, R. M. (2018). Public relations campaign: Process and practice. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315160552
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506353074
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (38th ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. (2019). https://peraturan.go.id
Ruslan, R. (2021). Manajemen public relations dan media komunikasi. RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretatif, dan konstruktif. Alfabeta.
Theaker, A. (2021). The public relations handbook (6th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003109834
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Didar Hadrian Afzal Faiz, Winda Dwi Astuti Zebua (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










