Analisis Biaya Operasional Kendaraan (Bok) Bus Antar Kota Jurusan Malang– Jombang (Studi Kasus : Perusahaan Otobus Bagong)
DOI:
https://doi.org/10.70182/jca.v2i3.1180Keywords:
Biaya Operasional Kendaraan, BOK, PO.Bagong, Tarif, Efisiensi, Keuntungan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya operasional kendaraan (BOK) pada PO Bagong trayek Malang – Jombang serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi komponen Biaya Operasional Kendaraan. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap tarif yang berlaku apakah masih memberikan keuntungan bagi perusahaan. Data yang digunakan diperoleh dari catatan operasional perusahaan dan hasil observasi langsung di lapangan. Perhitungan biaya operasional dilakukan berdasarkan pedoman dari Departemen Perhubungan yang membagi biaya menjadi dua komponen, yaitu biaya tetap dan biaya tidak tetap. Biaya tetap terdiri dari penyusutan kendaraan, pajak kendaraan, gaji kru, asuransi, serta biaya administrasi trayek. Sementara itu, biaya tidak tetap meliputi bahan bakar, pelumas, ban, dan perawatan kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan, total biaya tetap per tahun sebesar Rp.402.674.945 dan total biaya tidak tetap sebesar Rp35.028.000, sehingga total BOK tahunan sebesar Rp437.702.945 .Biaya operasional per kilometer sebesar Rp4.462 dan biaya operasional per perjalanan sebesar Rp399.762. Dengan pendapatan pertahun sebesar Rp. 574.875.000, diperoleh keuntungan sebesar Rp.137.172.055/tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa tarif yang berlaku saat ini masih memberikan keuntungan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi efisiensi dan pengendalian biaya secara konsisten guna menjaga kelangsungan usaha dan mempertahankan daya saing dalam industri transportasi darat.
Downloads
References
Amiratunnisa, A. (2024). Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Bus Rapid Transit (BRT) Trans Mamminasata Di Kota Makassar (Studi Kasus: Koridor II BRT Trans Mamminasata) (Tugas Akhir Teknik Sipil S-1, ITN Malang).
Anjarwati, S., & Saputro, T. A. (2021). Analisis Biaya Operasional Kendaraan Bus Micro PO. Teguh Rahayu Trayek Purbalingga-Bobotsari. Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), 22(1), 63-68.
Departemen Pekerjaan Umum. (2005). Perhitungan biaya operasi kendaraan Biaya tidak tetap (Running Cost). Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2002). Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.89 Tahun 2002 tentang Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Perhitungan Biaya Pokok Angkutan Penumpang dengan Mobil Bus Umum Antar Kota Kelas Ekonomi. Jakarta.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2003). Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum. jakarta.
Morlok, E. K. (1991). Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga.
Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Bandung: ITB.
Tantry, C. A., & Cahyono, M. S. D. (2022). Analisis Tarif Biaya Operasional Kendaraan (BOK) Bus Kelas Ekonomi Jurusan Surabaya-Malang Dengan Metode Pacific Consultant International (PCI) Studi Kasus: Terminal Purabaya Bungurasih-Terminal Arjosari. (Anggapa Journal-Building design and architecture management studies, 1(1)).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Warahmah, M. (2024). Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Bus Rapid Transit (BRT) Trans Mamminasata Di Kota Makassar (Studi Kasus: Koridor I BRT Trans Mamminasata) (Tugas Akhir Teknik Sipil S-1, ITN Malang).
Warokka, R., Pandey, S. V., & Timboeleng, J. A. (2020). Analisa Biaya Operasional Kendaraan (Bok) Angkutan Umum (Studi Kasus: Trayek Manado–Bitung). (Jurnal Sipil Statik, 8(2)).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Delfira Maria Festania Nahak, Nusa Sebayang, Annur Ma’ruf (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










