Analisis Puisi (Kucing-kucingku Tersayang) dengan Pendekatan Emotif

Authors

  • Intan Nur Rohmah Universitas PGRI Semarang Author
  • Jihan Nofarisma Universitas PGRI Semarang Author
  • Lina Putriyanti Universitas PGRI Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.70182/jca.v2i4.1344

Keywords:

Empati, Pendekatan Emotif, Puisi Anak

Abstract

Puisi anak "Kucing-kucingku Tersayang" karya Kayla menghadirkan tema kekeluargaan dan kasih sayang terhadap hewan peliharaan, menjadikannya medium efektif untuk mengenalkan nilai estetika dan empati pada anak. Puisi ini dianalisis menggunakan pendekatan emotif yang memfokuskan pada perasaan yang diekspresikan penyair dan yang muncul pada pembaca sebagai kunci pembacaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi emosi utama dalam puisi, (2) menganalisis elemen bahasa yang membentuk respons emosional, dan (3) mengkaji implikasi pedagogisnya bagi pembelajaran sastra anak dan pengembangan empati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa teks puisi. Analisis dilakukan dengan memadukan pendekatan emotif serta teknik pembacaan heuristik (makna literal) dan hermeneutik (makna emosional yang lebih dalam). Hasil kajian menunjukkan bahwa puisi ini memusatkan perhatian pada emosi kasih sayang, kehangatan, dan penerimaan, yang diperkuat oleh penggunaan bahasa yang lugas dan repetitif. Elemen tersebut menciptakan ikatan emosional antara narator dan hewan peliharaannya serta mendorong pembaca untuk mengembangkan empati dan kepedulian terhadap makhluk hidup. Temuan penelitian menegaskan bahwa puisi anak yang berakar pada pengalaman personal mampu menjadi sarana efektif dalam pembelajaran sastra anak sekaligus mendukung perkembangan afektif dan karakter.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afidah, N., Syihabuddin, Liswati, K., & Rizkyanfi, M. (2022). Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1526–1536.

Chairunnisa, M. L., & Raharjo, T. J. (2024). Peran Pendidik dalam Membangun Empati Anak Melalui Metode Role Playing di Kelompok Bermain Aisyiyah 01 Kota Semarang Universitas Negeri Semarang , Indonesia paling tinggi harus berperan sebagai agen pengembangan empati anak yang patut di teladani. Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 1(4), 20–33.

Denny, K., Dinah, L., & Mustika, I. (2018). Nilai Pendidikan Karakter Dalam 10 Puisi Karya Taufik Ismail. Parole Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia (6):1029-36, 1(6), 1029–1036.

Fatimah, S. (2019). Urgensi Attachment Pada Perkembangan Psikologis Anak Suatutinjauanpsikologi. Ya Bunayya, 1(1), 1–15.

Liska, L. De, Sadwika, I. N., & Astawan, I. N. (2022). Analisis Makna Heuristik dan Hermeneutik Teks Puisi Lumpur Panas Mengebiri Tanahku Karya I Gusti Putu Bawa Samar Gantang Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Seminar Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya (Pedalitra II), 2(Pedalitra II), 78–84.

Mursini. (2010). Kearah Bimbingan Apresiasi Puisi Anak-Anak. Jurnal: Universitas Negeri Medan, 20(1), 93–94.

Pinisi.co.id. (2022). Kucing-kucingku Tersayang (Puisi Kayla). Pinisi.Co.Id.

Sudarwo, R. (2024). Menggali Makna Kehidupan Melalui Puisi: Refleksi Diri, Empati, dan Ketahanan dalam Pendidikan. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan …, 11(1), 220–227. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.23122

Umairoh, U., Mulyono, T., & Anwar, S. (2021). Estetika Bunyi Repetisi dalam Kumpulan Puisi Jauh itu Dekat Karya Tri Mulyono dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Diksa : Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 11–21. https://doi.org/10.33369/diksa.v7i1.16007

Published

2025-12-17

How to Cite

Analisis Puisi (Kucing-kucingku Tersayang) dengan Pendekatan Emotif. (2025). Jurnal Cakrawala Akademika, 2(4), 351-359. https://doi.org/10.70182/jca.v2i4.1344

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 328

You may also start an advanced similarity search for this article.