Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan JKN pada Pedagang Kaki Lima di Kota Tasikmalaya Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.70182/jca.v1i6.347Keywords:
Kepemilikan JKN, Pedagang Kaki Lima, Sektor InformalAbstract
Pedagang kaki lima sebagai bagian dari sektor informal kerap menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan, termasuk rendahnya kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan, akses pembayaran, dan pendapatan dengan kepemilikan JKN. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 31 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan akses pembayaran dengan kepemilikan JKN, sementara faktor pendapatan tidak berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kepesertaan JKN di kalangan pedagang informal lebih efektif dilakukan melalui edukasi dan penyediaan akses pembayaran yang mudah, dibandingkan hanya berfokus pada aspek ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang lebih inklusif untuk meningkatkan cakupan JKN, khususnya bagi pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima.
Downloads
References
Emzir. (2011). Metode penelitian pendidikan. Rajawali Pers.
Hidayati, A. (2021). Aksesibilitas dan kepemilikan asuransi kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 95–102.
Mardiana, E., & Nurdiana, S. (2022). Studi sosial budaya terhadap kepemilikan JKN. Jurnal Budaya dan Kesehatan, 5(4), 67–75.
Prasetyo, A. (2021). Pengaruh pendapatan terhadap kepemilikan asuransi kesehatan. Jurnal Ekonomi dan Kesehatan, 10(2), 112–120.
Rahmawati, N. (2023). Dukungan pemerintah dalam pendaftaran JKN. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 33–40.
Rini, T. (2023). Teknologi informasi dalam sosialisasi JKN. Jurnal Teknologi Kesehatan, 6(2), 29–36.
Sari, L. (2022). Sosialisasi JKN dan partisipasi masyarakat. Jurnal Sosial dan Kebijakan, 8(3), 78–85.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharto, B. (2021). Usia dan kepemilikan asuransi kesehatan. Jurnal Demografi, 12(3), 44–51.
Supriyadi, M. (2022). Peran komunitas dalam kesadaran JKN. Jurnal Komunitas, 7(1), 22–30.
Widiastuti, R., & others. (2020). Pengaruh pendidikan terhadap kesadaran asuransi kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 45–52.
Yulia, S. (2023). Stigma sosial dan kesehatan pedagang kaki lima. Jurnal Kesehatan dan Masyarakat, 9(3), 58–66.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Shalwa Fitra Ramadhina, Siti Sarah Hanifa , Dea Aditria, Joel Guruh Martin Jeremy, Salma Faradilla, Calista Angelina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










