Persepsi dan Implementasi Pendidikan Anti Korupsi dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar : Perspektif Guru
DOI:
https://doi.org/10.71417/ije.v2i1.611Keywords:
pendidikan anti korupsi, karakter siswa, sekolah dasar, integritas , kejujuran, pendekatan kualitatif, pemahaman guru, keterlibatan orang tuaAbstract
Pendidikan anti korupsi merupakan aspek krusial dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar, terutama di Indonesia, di mana korupsi memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap pembangunan sosial dan ekonomi. Artikel ini membahas pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran sejak dini melalui pendidikan, serta peran strategis sekolah dasar dalam membangun kesadaran moral anak-anak. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh dari wawancara dengan seorang guru dan kajian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi telah mulai diintegrasikan ke dalam kurikulum, meskipun masih terdapat tantangan terkait pemahaman guru dan keterbatasan sumber daya. Meskipun pemahaman siswa terhadap materi ini cukup baik, terutama di kelas tinggi, pendekatan yang lebih sederhana dibutuhkan untuk siswa kelas rendah. Keterlibatan orang tua dan masyarakat juga dianggap penting dalam mendukung pendidikan ini. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi berpotensi untuk membentuk generasi muda yang berintegritas, namun perlu dukungan berkelanjutan dari semua pihak untuk mencapai efektivitas yang optimal.
Downloads
References
Bhargava, V. K., & Hardjono, R. a. (2004). Challenging corruption in Asia: Case studies and a framework for action. World Bank Publications.
Destiani, A. (2024). Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Kolaboratif di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 55–65.
Firmansyah, R., & Gianistika, R. (2024). Penerapan Pembelajaran Anti Korupsi di Sekolah Dasar Melalui Media Visual dan Mind Mapping. Jurnal Pendidikan Moral Indonesia, 9(2), 121–133.
Hidayah, R., & Esfandiari, F. (2022). Persepsi Guru Terhadap Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Karakter, 12(3), 178–189.
Ngongo, M., & Kerans, R. (2023). Storytelling sebagai Media Edukasi Anti Korupsi pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 45–57.
Sapnanda, D., & Simanjuntak, A. (2024). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran IPS. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 158–181.
Sakinah, N., & Bakhtiar, N. (2019). Model Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Dasar dalam Mewujudkan Generasi yang Bersih dan Berintegritas Sejak Dini. Journal of Primary Education, 2(1), 39–49.
Siregar, H. M., & Chastanti, D. A. (2022). Pelatihan Guru dalam Meningkatkan Efektivitas Pendidikan Anti Korupsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2), 90–102.
Siregar, H. M. (2024). Implementasi Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Dasar. Analysis: Journal of Education, 2(2), 276–284.
Widyastono, H. (2014). Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Budaya Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 437–446.
World Bank. (2004). Corruption and the Poor. World Bank-Partnership for Governance Reform.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aldawiya Qurani, Aulia Hanum, Amanda Aprilawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












