Muhasabah Diri Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Implementasinya terhadap Pengobatan Hati
DOI:
https://doi.org/10.70182/jca.v2i2.938Keywords:
Muhasabah Diri, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Pengobatan HatiAbstract
Penelitian ini berjudul “Muhasabah Diri Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Implementasinya Terhadap Pengobatan Hati”, muhasabah diri merupakan sebuah proses intropeksi untuk mengevaluasi amal perbuatan dan memperbaiki diri, dengan mempertimbangkan hak Allah atas diri individu lalu mempertimbangkan kewajiban dengan benar, sebagaimana telah dijelaskan oleh Ibnu Qayyim dalam karyanya Thibbul Qulub (Terapi Penyakit Hati). Dan hati merupakan organ terpenting dalam diri manusia, hati adalah pusat spiritualitas. Penelitian ini memiliki tujuan yang tak terpisahkan dari rumusan masalah yaitu: Bagaimana pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah tentang Muhasabah diri?, dan Bagaimana pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah tentang Muhasabah diri dapat di implementasikan dalam pengobatan hati? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berfokus pada studi kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber primer, yaitu Thibbul Qulub (Terapi Penyakit Hati) karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, dan sumber sekunder berupa buku, jurnal dan karya ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Teknik Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis isi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Muhasabah diri mempunyai peran signifikan dalam pengobatan hati hingga mampu mencapai aspek utama peningkatan iman, memperbaiki akhlak, bertakwa, dan bertaubat kepada Allah SWT. Penelitian ini menyimpulkan bahwasannya konsep Muhasabah diri menurut Ibnu Qayyim sangat relevan sebagai solusi pengobatan hati dan mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Al-Fauzan, A. A. (2016). FIkih Sosial. Qisthi Press.
Al-Jauziyyah, I. Q. (2018). Thibbul Qulub (Klinik Penyakit Hati). Pustaka Al-Kautsar.
Billah, M. R. I. (2023). Muhasabah Al-Nafs Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Mengatasi Frustasi Eksistensi pada Santri Al-Mardlyyah Bahrul Ulum Jombang. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.
Budi, E. (2023). Urgensi Menghayati Makna Shalat. Guepedia.
Fatih, A. (2021). Kiat-Kiat Sukses Para Pelajar. Cv. Adanu Abimata.
Fitriana, E. (2021). Konsep Pembersihan Hati Perspektif Ibnu Qayyim Al-Juziyyah. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Karzon, A. A. (2015). Takziyatun Nafs. Akbar Media.
Liem, K. (2011). Membuka Pintu Tobat, Jauhkan Maksiat, Raih Asa Sukses. Swadaya Group.
Nasrullah, M. (2020). Ibadah-Ibadah Paling Terhormat Bagi Pelaku Maksiat Agar Taubat Nasuha. Araska.
Pratiwi, D. D. (2021). Penyakit Hati dan Terapinya dalam Al-Quran Perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Putri, D. K. (2021). Muhasabah Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dan Relevansinya Dengan Kesehatan Mental. Universitas Walisogo Semarang.
Rasyid, F. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. IAIN Kediri Pers.
Sari, A. R. (2023). Konsep Muhasabah Sebagai Penyembuhan Penyakit Hati Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Universitas Islam Negeri walisongo Semarang.
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555
Satria, A. (2022). Muhasabah Diri Sebagai Refleksi Keimanan Kepada Allah. Bidang Penyelenggara Peribadatan.
Wijaya. (2025). Dinamika Psikosufistik dan Distingsi Keilmuan. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 R.A Mutiara Putri Amalia, Muhammad Noupal, Ahmad Soleh Sakni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










