Etika Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Komunikasi Dakwah di Platform Media Sosial TikTok

Authors

  • Muhammad Yusup Hasibuan Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Author
  • Anas Habibi Ritonga Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Author
  • Icol Dianto Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Author

DOI:

https://doi.org/10.70182/jca.v2i4.1546

Keywords:

Etika, Artificial Intelligence (AI), Komunikasi Dakwah, Media Sosial Tiktok.

Abstract

Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) telah menciptakan perubahan signifikan dalam pola komunikasi dakwah Islam di media sosial, khususnya TikTok, sehingga memunculkan kebutuhan mendesak untuk meneliti bagaimana AI diterapkan secara etis dalam produksi, distribusi, dan interpretasi pesan dakwah Islam di antara audiens digital yang berkembang pesat, viral, dan heterogen. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten pada sejumlah konten dakwah Islam berbasis AI di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, dokumentasi, dan peninjauan komentar pengguna untuk menentukan respons audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam konten dakwah Islam di TikTok memberikan efisiensi tinggi dalam produksi, meningkatkan kreativitas dalam penyampaian pesan, dan secara signifikan memperluas jangkauan materi dakwah Islam. Namun, beberapa isu etika teridentifikasi, seperti potensi penyimpangan dari ajaran Islam, penggunaan suara AI yang menyerupai tokoh tertentu tanpa atribusi, dan kurangnya transparansi kepada audiens mengenai penggunaan teknologi AI dalam konten dakwah Islam. Temuan lain menunjukkan bahwa audiens memiliki persepsi yang beragam tentang keaslian, kepercayaan, dan otoritas pesan dakwah Islam berbasis AI. Analisis penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan AI dalam dakwah Islam memerlukan standar etika yang jelas untuk menghindari terkompromikannya integritas pesan-pesan keagamaan. Diskusi penelitian ini menekankan pentingnya pedoman penggunaan AI untuk memastikan bahwa dakwah digital tetap akurat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abellán, Miguel. 2023. “Catholics, Protestants and Muslims: Similar Work Ethics, Different Social and Political Ethics.” Journal of Comparative Economics 51 (3): 778–815. https://doi.org/10.1016/j.jce.2023.02.004.

Aliwan, Aliwan, dan Abdul Hakim. 2024. “Etika Komunikasi Dakwah Virtual di Era Digital.” Janaloka : Jurnal Ilmu Komunikasi 2 (2): 12. https://doi.org/10.26623/janaloka.v2i2.11347.

Amin, M. Samsudin. 2025. “Pengaruh Algoritma Media Sosial Terhadap Narasi keislaman di Ruang Digital.” El-Wasathy: Journal of Islamic Studies 3 (1): 148–58. https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol31.2025.148-158.

Aminatus, Zahroh, dan Abdul Wadud Nafis. 2026. “Strategi Dakwah di Kalangan Generasi Z di Era AI.” Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam 12 (1): 1. https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v12i1.3708.

Andriani;, Endang Komara; Erliany Syaodih; Rian. 2022. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. 1 ed. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Bandung. https://perpustakaan.umsida.ac.id/index.php?p=show_detail&id=63164&keywords=.

Angriany. 2024. “ANALYSIS OF THE PRINCIPLES OF ISLAMIC COMMUNICATION ETHICS (QAULAN) HUSAIN BASYAIBAN IN THE CONTENT OF ‘WOMEN’S ISSUES’ ON THE TIKTOK PLATFORM.” SYAHADAT: Journal of Islamic Studies, 1 (1): 19–25. https://doi.org/10.70489/syahadat.v1i1.310.

Anwar, Saeful. 2015. “Pemikiran dan Gerakan Amr Ma‘rûf Nahy Munkar Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia 1989-2012.” Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam 4 (1): 220. https://doi.org/10.15642/teosofi.2014.4.1.220-250.

Dalimunthe, Maulana Andinata, Harikumar Pallathadka, Iskandar Muda, dkk. 2023. “Challenges of Islamic Education in the New Era of Information and Communication Technologies.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 79 (1). https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8608.

Darmawan Edi Suryadi. 2013. Metode Penelitian Komunikasi Dengan Pendekatan Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Dianto, Icol. 2020. “‘Diskriminasi Gender: Kajian Terhadap Penamaan “Janda Bolong” Dalam Perspektif Konstruktivisme Media.’” Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender 16 (2): 1–25.

Dianto, Icol, Sholeh Fikri, Martua Haholongan Siregar, Erwin Efendi, dan Tua Dalimunthe. 2025. “MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI KEAGAMAAN: RESPON SISWA MADRASAH TERHADAP ISU RADIKALISME DAN INTOLERANSI.” Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2 (3): 194–217. https://doi.org/10.63424/marsialapari.v2i3.484.

Dianto, Icol, Leli Asyuro Nasution, dan Mohd Rafiq. 2025. “Netizens’ Communication Ethics on Instagram in Islamic Perspective.” Communicator: Journal of Communication 2 (1): 27–46. https://doi.org/10.59373/comm.v2i1.98.

Fauzan, Indra, Adil Arifin, Maulana Andinata Dalimunthe, dan Suci Rahmadani. 2023. “The configuration of ethnic and religious relations towards the 2024 general election: A case study in Medan, Indonesia.” Multidisciplinary Science Journal 6 (2): 2024006. https://doi.org/10.31893/multiscience.2024006.

Hasibuan, Irna Amelia, Icol Dianto, dan Nurfitriani M. Siregar. 2025. “Efektivitas TikTok dalam Meningkatkan Personal Branding: Studi pada Mahasiswa KPI UIN Syahada Padangsidimpuan.” Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA) 3 (1). https://doi.org/10.30762/kjourdia.v3i1.2835.

Hassan, Ruheela. 2023. “Journalism as Profession Helping Women in Conflict to Move beyond Victimhood Discourse: A Case Study of Kashmir.” Media, Culture & Society 45 (5): 1075–86. https://doi.org/10.1177/01634437231155795.

Hatami, Hairul, Hastin Umi Anisah, Rizky Salsabila Fitria, dan Achmad Fauziannor. 2025. “Islamic Digital Communication and the Changing Meanings of Religious Values: A Discourse Analysis of AI and Social Media.” Al-I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 9 (1): 38. https://doi.org/10.31764/jail.v9i1.35284.

Humaizi, Humaizi, Nik Norma Nik Hasan, Maulana Andinata Dalimunthe, dan Emilia Ramadhani. 2024. “Harmony in virtual space: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) development communication in creating digital literacy based on religious moderation Pusat Pengajian Komunikasi, Universiti Sains Malaysia.” Journal of Infrastructure, Policy and Development 8 (7): 4299. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i7.4299.

Insana, Zuharin, dan Lilis Satriah. 2024. “Etika dan Tantangan Dakwah di Era Kecerdasan Buatan.” J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam 5 (2): 259–72. https://doi.org/10.53429/j-kis.v5i2.1042.

Marlina dan Yaza Azahra Ulya. 2024a. “Communication Strategies in Islamic Da’wah Opportunities and Challenges in the Era of Artificial Intelligence.” Feedback International Journal of Communication 1 (2): 121–30. https://doi.org/10.62569/fijc.v1i2.35.

Marlina dan Yaza Azahra Ulya. 2024b. “Communication Strategies in Islamic Da’wah Opportunities and Challenges in the Era of Artificial Intelligence.” Feedback International Journal of Communication 1 (2): 121–30. https://doi.org/10.62569/fijc.v1i2.35.

Masduki, dan Adam Anshori. 2024. “Advokasi Kebijakan Lembaga Penyiaran Publik Lokal untuk Revisi UU Penyiaran di Indonesia.” Jamali : Jurnal Abdimas Madani dan Lestari 6 (2): 12. https://doi.org/10.20885/jamali.vol6.iss2.art12.

M.Pd, Imam Gunawan, S. Pd. 2022. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. 1 ed. Bumi Aksara.

Muhamad Bisri Mustofa, Siti Wuryan, Fegi Sentiana, Norrodzoh Binti Hj Siren, dan Abdul Syukur. 2025. “Qur’anic Ethical Framework for the Use of Artificial Intelligence in Interpersonal Communication: Challenges, Bibliometric Trends, and Strategic Solutions.” Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits 19 (2): 185–204. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v19i2.28524.

Muslimin, Moh. 2024. “INOVASI DAKWAH BERBASIS AI DI ERA 5.0: PERSPEKTIF ISLAM KONTEMPORER.” JDARISCOMB:Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 4 (1): 27–55. https://doi.org/10.30739/jdariscomb.v4i1.3316.

Nuha, Achmad Arifulin. 2025. “Etika dan Tantangan Dakwah dengan Artificial Intellegence.” Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam 11 (1): 97–107. https://doi.org/10.54471/dakwatuna.v11i1.3470.

Nuraini, Fira Pujia, Deddy Mulyana, Maimon Herawati, dan Efi Fadilah. 2024. “Media Sosial dan Edukasi Sejarah Dakwah Islam: Analisis Kreativitas Pengembangan Konten Instagram @gen.saladin.” Jurnal Komunikasi Islam 14 (1): 119–45. https://doi.org/10.15642/jki.2024.14.1.119-145.

Patricia, Vinka, Nasya Shalsabiel Ulfie, Nasywa Equina Nabila, Resa Fitriani, dan Shalza Amalyana Pricilla. 2025. “Etika Komunikasi dalam Penggunaan Artificial Intelligence.” Jurnal Nomosleca 11 (1): 110–21. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v11i1.13489.

Pribadi, Farid. 2016. “Kekerasan Simbolik Media Massa (Kekerasan Simbolik dalam Pemberitaan Kasus Peredaran Video Asusila di Media Massa Online: Kajian Sosiologi Komunikasi).” Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis 1 (2): 127–39. https://doi.org/10.17977/um021v1i22016p127.

Rachmawati, Farida. 2017. “Media dan Demokrasi di Era Global: Studi Dakwah Islam Kontemporer di Indonesia.” Journal of Islamic Studies and Humanities 2 (2): 157–73. https://doi.org/10.21580/jish.22.2521.

Rahmat Banu Widodo dan Iwan Samariansyah. 2025. “DAKWAH BERBASIS TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (PENDEKATAN TEORI KOMUNIKASI MASSA DALAM MEMPENGARUHI KHALAYAK).” Jurnal Da’wah: Risalah Merintis, Da’wah Melanjutkan 8 (2): 119–28. https://doi.org/10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i2.393.

Ritonga, Aulia Rahma, Afryna Veronica, Lestari Dara Cinta Utami Ginting, Maulana Andinata Dalimunthe, dan Laila Hadri Nasution. 2024. “Library promotion in the development of the Universitas Sumatera Utara towards a world-class university.” Journal of Infrastructure, Policy and Development 8 (6): 4149. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i6.4149.

Rofiah, Chusnul, dan Burhan Bungin. 2024. “ANALISIS DATA KUALITATIF: MANUAL DATA ANALISIS PROSEDUR.” Develop 8 (1): 1–13. https://doi.org/10.25139/dev.v8i1.7319.

Rolando, Dede Mercy, dan Budi Ariyanto. 2025. “Artificial Intelligence in Da’wah: Navigating the Opportunities and Threats of Digital Innovation.” KnE Social Sciences 10 (14): 95–104. https://doi.org/10.18502/kss.v10i14.19077.

Sikumbang, Ahmad Tamrin, Maulana Andinata Dalimunthe, Syukur Kholil, dan Nabila Fahira Nasution. 2023. “Digital Da’wah Indonesia Ulema in the Discourse of Theology.” Pharos Journal of Theology, no. 105(1) (Desember). https://doi.org/10.46222/pharosjot.1051.

Susanto, Rahkasiwi Dimas dan Irwansyah. 2021. “Media Sosial, Demokrasi, dan Penyampaian Pendapat Politik Milenial Di Era Pasca-Reformasi.” LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi 9 (1): 65–77. https://doi.org/10.30656/lontar.v9i1.3249.

Syarifuddin Sucipto, Arief, Adit Febrianto, Zulham M. Rais, dan Dede Indra Setiabudi. 2023. “Dakwah Di Era Teknologi Informasi: Manfaat, Tantangan, Dan Strategi Penggunaan Artificial Intelligence (Ai) Dan Internet Of Things (Iot) Dalam Dakwah.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia 2 (1): 12–34. https://doi.org/10.572349/relinesia.v2i1.525.

Uriawan, Wisnu, Muhammad Saifurridwani Ijazi, Nizzami Ramdhan Arraudy, Onixa Shafa Putri Wibowo, dan Radithya Dwi Santoso. 2025. “A Comparative Analysis of Instagram and TikTok as Islamic da’wahh Media in the Digital Era.” Versi 2. Preprint, arXiv. https://doi.org/10.48550/ARXIV.2512.17646.

Uriawan, Wisnu, Imany Fauzy Rahman, Muhamad Zidan, Irma Rohmatillah, Muhammad Arkan Raihan, dan Irma Dwiyanti. 2025. “Preventing AI Deepfake Abuse: An Islamic Ethics Framework.” Versi 2. Preprint, arXiv. https://doi.org/10.48550/ARXIV.2512.17218.

Published

2026-01-19

How to Cite

Etika Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Komunikasi Dakwah di Platform Media Sosial TikTok. (2026). Jurnal Cakrawala Akademika, 2(4), 762-774. https://doi.org/10.70182/jca.v2i4.1546

Similar Articles

11-20 of 393

You may also start an advanced similarity search for this article.