Studi Perencanaan Pelabuhan pada Struktur pada Terminal “Curah Kering” Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong
DOI:
https://doi.org/10.70182/jca.v2i5.1542Keywords:
Pengembangan Pelabuhan, Analisis Hidro-Oceanografi, Layout Dermaga, Kedalaman Alur Pelayaran, Pembebanan DermagaAbstract
Tugas akhir ini membahas perencanaan pengembangan terminal "Curah Kering" di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong untuk meningkatkan fungsi pelabuhan dalam mendukung kegiatan ekonomi lokal. Metode penelitian meliputi analisis hidro-oceanografi, evaluasi layout dermaga, dan perhitungan struktur. Data menunjukkan kedalaman alur pelayaran 12 meter LWS, panjang alur masuk 1.232 meter, dan lebar 264 meter. Dermaga direncanakan sepanjang 250 meter dan lebar 30 meter untuk kapal curah kering dengan kapasitas maksimum 30.000 DWT. Analisis beban menunjukkan beban vertikal 1,16 t/m² dan 0,5 t/m², serta beban horizontal akibat tumbukan kapal sebesar 91,5 ton. Perhitungan struktur dilakukan dengan software SAP 2000 sesuai standar SNI 2847-2019. Pengembangan terminal diharapkan meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan menjadikannya pusat distribusi strategis di wilayah timur Indonesia. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi untuk pengembangan pelabuhan di masa mendatang
Downloads
References
Asriadi, Purwanto Didik, Widodo Slamet, Fajar Muhammad, Iqbal (2023) Land Subssidence Investigation And Handling Methods (Case Study Building Of Bpjs Ketenagakerjaan Sorong City South West Papua Province. Muhammadiyah Sorong
Defrimilsa. 2003. Studi perbandingan profil batimetri perairan utara Belitung hasil deteksi sistem akustik bim terbagi simrad EY500 dengan profil batimetri peta dishidros TNI-AL [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Departemen Pekerjaan Umum, 1989. Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung, Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung.
Devina Clara, Kristi Bondan, Nugroho Priyo P. (2014) Perencanaan Dermagapelabuhan Rakyat Samber, Papua. Universitas Diponegoro
Djunarsjah, 2005. “Standar Survei (Baru) dalam Survei Hidrografi”. SP-44 IHO.Forum Ilmiah Tahunan ISI. Surabaya
SE Menteri PUPR, N. 07/Se/M/2015. (2015). Pedoman Persyaratan Umum Perencanaan Jembatan.
SNI 1725. (2016). SNI 1725-2016 Pembebanan Untuk Jembatan. www.bsn.go.id
SNI 2833. (2016). SNI 2833-2016 Perencanaan Jembatan Terhadap Beban Gempa. www.bsn.go.id
SNI 3967. (2008). SNI 3967-2008 Spesifikasi Bantalan Elastomer Tipe Polos Dan Tipe Berlapis Untuk Perletakan Jembatan.
Suardi Y. 2014. Penentuan Batimetri. (http://ilmukelautan.com/publikasi/oseanografi/fisikaoseanografi/404 penentuanbatimetri [10 maret 2014].)
Triatmodjo Bambang, 1996. Pelabuhan. Beta Offset, Yogyakarta
Arifa An Nur, Dewi Junita Koesoemawati, & Winda Tri Wahyunigtyas. (2019). Perencanaan Jembatan Pondok Nongko Banyuwangi Menggunakan Box Girder. Universitas Jember.
Ginting Emanuella. (2019) Analisa Pengerukan Pada Alur Pelayaran Menuju Jetty PtPertamina Ru Iii, Plaju. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
ijaya Rizqi, Purwanto, Nugroho Priyo P. (2014) Perencanaan Dermaga Pelabuhan Tanjung Bonang Rembang. Universitas Diponegoro
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yohanes Kristian Sebatu, Vega Aditama, I Wayan Mundra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










