Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat
DOI:
https://doi.org/10.71417/j-sime.v3i2.2332Keywords:
Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Keuangan, Pendapatan Asli Daerah, Pemerinta Daerah, Kabupaten Muna BaratAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggunakan pendekatan analisis rasio keuangan yang meliputi rasio kemandirian, efektivitas, efisiensi, keserasian, dan pertumbuhan. Penelitian dilakukan di BPKAD Muna Barat dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data bersumber dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara serta dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Kabupaten Muna Barat masih berada pada kategori kurang mandiri karena ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pusat. Secara rinci, rasio efektivitas dan efisiensi menunjukkan hasil cukup baik, namun rasio keserasian menunjukkan ketidakseimbangan antara belanja operasi dan belanja modal. Selain itu, rasio pertumbuhan menunjukkan tren negatif. Pemerintah daerah disarankan untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi pajak dan retribusi, pengelolaan aset yang produktif, serta penguatan penganggaran berbasis kinerja dan peningkatan kapasitas SDM pengelola keuangan.
Downloads
References
Adhikari, P., & Gårseth-Nesbakk, L. (2016). Implementing public sector accruals in OECD member states: Major issues and challenges. Accounting Forum, 40(2), 125–142. https://doi.org/10.1016/j.accfor.2016.02.001
Adhikari, P., Kuruppu, C., Ouda, H., Grossi, G., & Ambalangodage, D. (2021). Unintended consequences in implementing public sector accounting reforms in emerging economies: Evidence from Egypt, Nepal and Sri Lanka. International Review of Administrative Sciences, 87(4), 870–887. https://doi.org/10.1177/0020852319864156
Adnan, Indriani, M., Darwanis, & Abdullah, S. (2025). Factors influencing budget allocation, financial performance, and public welfare in Indonesian district and municipal governments. Public and Municipal Finance, 14(3), 105–116. https://doi.org/10.21511/pmf.14(3).2025.08
Astriana, S., & Khoirunurrofik. (2024). Fiscal decentralization and governance performance: Empirical evidence from the district city level in Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 13(1), 15–29. https://doi.org/10.29244/jekp.13.1.2024.15-29
Halim, A., & Kusufi, M. S. (2014). Akuntansi sektor publik: Akuntansi keuangan daerah (Edisi ke-4). Salemba Empat.
Hummel, D., & Kusumasari, B. (2026). Local government financial performance and decentralization in Indonesia. State and Local Government Review, 58(2), 206–227. https://doi.org/10.1177/0160323X251364379
Kristanto, S. B., Wardhani, R., Siswantoro, D., & Ekananda, M. (2026). Fiscal decentralization, governance, and corruption: Evidence from Indonesian local governments (2010–2021). Cogent Business & Management, 13(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2026.2652136
Lewis, B. D. (2023). Indonesia's new fiscal decentralisation law: A critical assessment. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(1), 1–28. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2180838
Siburian, M. E. (2024). Fiscal decentralization and corruption: A case of Indonesia. Applied Economics Letters, 31(1), 87–90. https://doi.org/10.1080/13504851.2022.2128164
Siburian, M. E. (2025). Impact of fiscal decentralization and ethnic diversity on health outcome: An empirical evidence from Indonesia. Applied Economics Letters, 32(21), 3083–3086. https://doi.org/10.1080/13504851.2024.2363288
Sofilda, E., Hamzah, M. Z., & Kusairi, S. (2023). Analysis of fiscal decentralisation, human development, and regional economic growth in Indonesia. Cogent Economics & Finance, 11(1). https://doi.org/10.1080/23322039.2023.2220520
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyuni, S., Sartika, D., & Mulyani, F. (2022). Analisis pengukuran kinerja realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah dengan menggunakan metode value for money (Studi kasus di pemerintah daerah Kota Padang tahun 2016–2020). Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Sosial Budaya, 1(2), 326–334. https://doi.org/10.47233/jppisb.v1i2.501
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Norma, Emillia Nurdin, Andi Muhammad Fuad Ramadhan Basru (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












