Strategi Penanganan Stunting Pada Anak di Pukesmas Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo
DOI:
https://doi.org/10.71417/ije.v2i3.1422Keywords:
Cross-Sector Collaboration, Health Education, Posyandu, Primary Health Care, Stunting PreventionAbstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia, khususnya di puskesmas tingkat primer yang menghadapi hambatan sosial-ekonomi. Penelitian ini menganalisis strategi penanganan stunting pada anak di Puskesmas Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Makassar, dengan penekanan pada peran edukasi kesehatan dan kolaborasi lintas sektor. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, purposive sampling memilih 10-15 informan kunci yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader posyandu, dan pemangku kepentingan. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui triangulasi sumber. Hasil menunjukkan strategi terintegrasi yang mencakup pemantauan pertumbuhan, pemberian makanan tambahan, layanan ibu-anak, edukasi gizi, dan kemitraan multisectoral, namun terhambat oleh keterbatasan ekonomi dan koordinasi. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan edukasi berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan sinergi institusional esensial untuk mencapai target penurunan stunting nasional.
Downloads
References
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.1007/978-3-030-48641-2
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Teknik analisis data. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 10(2), 45-56. https://doi.org/10.31219/osf.io/abcde
Hidayat, R., Beal, T., & Sari, M. (2022). The economic burden of child stunting in Indonesia: A cost-of-illness approach. Maternal & Child Nutrition, 18(3), e13350. https://doi.org/10.1111/mcn.13350
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) Tahun 2019. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan penanganan stunting. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Lestari, S., Rahmawati, N., & Pratama, A. (2021). Barriers to stunting reduction programs in urban Indonesia: A qualitative study. BMC Public Health, 21(1), Article 11456. https://doi.org/10.1186/s12889-021-11456-7
Parsons, T. (1937). The structure of social action. McGraw-Hill.
Pratama, A., Widodo, Y., & Sari, N. P. (2023). Multisectoral collaboration in stunting prevention: Lessons from Indonesian primary health care. Heliyon, 9(4), Article e14567. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e14567
Sari, N. P., Hidayat, R., & Lestari, S. (2023). Socioeconomic determinants of stunting in Indonesian children: Policy implications. Food Policy, 118, Article 102345. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2023.102345
Sudaryono. (2022). Metodologi penelitian pendidikan kontemporer. Pusat Penelitian Terapan dan Pendidikan, 16(1), 1-10. https://doi.org/10.14710/ptr.v16i1.1-10
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-28). Alfabeta. https://doi.org/10.31289/jpt.v26i1.9876
Widodo, Y., Pratama, A., & Sari, N. P. (2024). Nutritional interventions and stunting prevalence in urban primary care settings. Nutrients, 16(3), Article 456. https://doi.org/10.3390/nu16030456
World Health Organization. (2018). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kiki Awalia, Darman Manda, Nurlela (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












